Menjadikan rumah sebagai properti investasi butuh pertimbangan. Yuk, simak 5 kriterianya.
Saat ini semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya investasi. Mereka meyakini bahwa uang yang hanya disimpan akan turun nilainya. Sedangkan, uang yang diputar dalam bentuk investasi akan berpotensi untuk berkembang. Oleh karena itu, sudah banyak yang mulai belajar untuk berinvestasi sedini mungkin.
Baca Juga: Simak 4 Inspirasi Desain Kamar Mandi Mewah yang Elegan
Ada beberapa kriteria properti investasi yang patut dipertimbangkan sebelum memulai investasi. Mungkin sebelumnya Anda bingung, apakah istilah ini sama dengan investasi properti? Lalu, apa saja kriteria yang bisa dijadikan pertimbangan untuk berinvestasi? Baca sampai habis, ya.
Sekilas Info
Walau posisi katanya terbolak-balik, kedua istilah ini memiliki arti yang berbeda. Investasi properti adalah salah satu jenis investasi yang berkaitan dengan kegiatan membeli, memiliki, mengelola, menyewa, dan menjual tanah dan bangunan untuk menghasilkan keuntungan.
Sedangkan, properti investasi adalah suatu aset tertentu yang dikuasai perusahaan dengan tujuan keuntungan rental, kenaikan nilai, atau bahkan keduanya. Aset ini memiliki beberapa kriteria yang harus dipertimbangkan sebelum layak dilaporkan sebagai properti.
Singkatnya, investasi properti berfokus pada jenis investasinya. Sedangkan properti investasi lebih tertuju pada kriteria aset yang bisa dilaporkan sebagai investasi.
5 Kriteria Properti Investasi
Sebelum dilaporkan sebagai properti investasi, ada beberapa kriteria yang harus dipertimbangan. Yuk, baca sampai habis untuk memahaminya.
- Tujuan penggunaan atau penguasaan
Suatu aset dapat dikategorikan sebagai properti jika bertujuan untuk menghasilkan keuntungan dalam 3 bentuk. Pertama, keuntungan dalam bentuk rental. Maksudnya adalah aset yang dimaksud bisa disewakan kepada pihak lain dengan harapan memperoleh keuntungan dari penyewaan aset tersebut.
Kedua, keuntungan dalam bentuk kenaikan nilai dalam periode tertentu. Aset yang digunakan sebagai investasi diusahakan mampu mengalami kenaikan karena faktor tertentu di masa depan. Ketiga, keuntungan dari gabungan keuntungan bentuk pertama dan kedua. Hal tersebut bisa juga disebut dengan keuntungan ganda.
- Jenis atau status kepemilikan
Suatu unit ekonomi yang menjalankan kegiatan finansial untuk kepentingan sendiri (entitas) bisa melaporkan aset investasinya jika berstatus sebagai pemilik atau penyewa aset yang dimaksud.
Khusus untuk entitas yang berstatus sebagai penyewa harus memenuhi beberapa persyaratan. Syarat pertama yaitu aset yang dimaksud memenuhi definisi sebagai properti investasi. Lalu, syarat kedua yaitu aset tersebut bisa diukur dengan model nilai yang wajar.
- Manfaat ekonomi di masa depan
Mempertimbangkan manfaat suatu aset sebelum melaporkannya sebagai property investasi adalah hal yang wajib. Pastikan bahwa aset yang akan kita gunakan untuk berinvestasi memiliki keuntungan secara finansial di masa depan dalam jangka waktu yang relatif panjang.
- Tidak digunakan untuk tujuan administratif
Aset yang hendak digunakan untuk investasi tidak boleh digunakan untuk tujuan administratif semata. Hal ini sesuai dengan kriteria yang menyebutkan bahwa aset properti digunakan dengan tujuan profit atau keuntungan.
Oleh sebab itu, aset properti tidak boleh dijadikan sebagai tujuan administratif atau pencatatan kepemilikan semata tanpa menghasilkan laba dalam jangka waktu yang telah ditentukan.
5. Bukan merupakan aset untuk usaha sehari-hari
Jika suatu entitas memiliki sebuah aset untuk diperjualbelikan sebagai kegiatan usaha sehari-hari, maka aset ini tidak bisa disebut sebagai investasi. Hal ini dikarenakan jangka waktu yang terlalu pendek dan berbeda dari tujuan investasi yaitu jangka panjang. Aset yang dibuat untuk tujuan pribadi atau dikembangkan untuk pihak ketiga juga tidak termasuk kriteria aset investasi.
Baca Juga: Ini Dia 5 Inspirasi Desain Interior untuk Kamar Tidur Mewah
Jadi, apakah aset tanah dan bangunanmu sudah layak dilaporkan ke bagian keuangan sebagai properti investasi? Dengan mempertimbangkan kriteria di atas, The Sanctuary Collection bisa menjadi jawaban bagi Anda yang mencari investasi. Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut, kunjungi blog atau hubungi WhatsApp kami.